Setelah Lawan DPR, PRM Akan Sambangi Mahkamah Agung

0
Aksi Presidium Rakyat Menggugat

Keberadaan Presidium Rakyat Menggugat (PRM) begitu fenomenal. Berjalan dengan napas dan semangat menjunjung krasi, kebangsaan, toleransi, anti-radikalisme, keadilan sosial dan hukum bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, PRM kembali bergerak. Demikian rilis yang disampaikan oleh PRM melalui Siska Rumondor.

Beberapa bulan lalu, PRM juga berhasil menekan Mahkamah Konstitusi terkait dengan UU MD3 yang mengatur tentang pemidanaan terhadap orang yang melakukan kritik dan merendahkan DPR. Pasal UU MD3 tentang hal itu akhirnya dicabut.

Kasus Meliana yang dihukum berlipat ganda akibat mengeluhkan suara speaker masjid yang dinilai terlalu keras, PRM akan kembali bergerak. Rabu 12 September 2018, PRM akan bergerak ke Gedung Mahkamah Agung untuk menuntut keadilan.

Kasus Meliana, menurut PRM, menunjukkan fungsi peradilan sebagai garda terakhir tegaknya hukum dan keadilan telah gagal. Mereka membandingkan kasus membakar rumah ibadah dikenai hukuman 1 bulan lebih. Namun berbicara tanpa bukti rekaman didakwa sebagai penistaan agama dan diganjar 1,5 tahun penjara.

Maka atas nama keadilan dan kebenaran hukum yang berkeadilan, PRM bersama masyarakat yang peduli akan keadilan yang benar akan melakukan aksi di Mahkamah Agung Indonesia. Aksi para pejuang keadilan akan dimulai pukul 13:00 di kawasan Medan Merdeka Utara. (Wuines.com)