Saling Lapor Soal Mudik Neraka Habiburokhman Lawan Danick Danoko

0

(Jakarta-Wuines.com)Danick Danoko melaporkan politisi Gerindra Habiburrahman terkait ucapannya soal ‘Mudik Neraka’ yg diduga terjadi pada hari rabu tanggal 13 Juni 2018 lalu. Danick Danoko melaporkan dugaan tindak pidana melalui Polda Metro Jaya pada 20 Juni 2018.

Kini, ketua ACTA sekaligus Ketua DPP Gerindra Habiburokhman melaporkan balik Danick Danoko pada 21 Juni 2018 ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.

Danick Danoko mahasiswa jurusan FISIP di sebuah universitas di Jakarta menunjuk Aulia Fahmi, SH – Ketua Cyber Indonesia sebagai kuasa hukumnya.

Dalam siaran pers yang diterima Wuines.com dari Cyber Indonesia dan pengacara Aulia Fahmi yang juga menegaskan bahwa seseorang yang melaporkan dugaan tindak pidana ke kepolisian tidak dapat dilaporkan balik dengan tuduhan dugaan pencemaran nama baik. Karena pelaporan tersebut adalah hak Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilindungi oleh undang-undang.

Ditambahkan pula dalam siaran pers itu oleh Jack Boyd Lapian – Sekjen Cyber Indonesia bahwa yang dilaporkan adalah kasus hukum antara seorang mahasiswa aktivis muda melawan Ketua DPP Partai Gerindra yang diduga kuat ingin menjatuhkan kinerja Presiden Jokowi melalui ungkapan “Mudik Neraka” yang Cyber Indonesia analisa dan kaji sebagai melakukan propaganda seolah kinerja pemerintah tidak ada yang benar di mata seorang Habiburokhman.

Habiburokhman dilaporkan dengan dugaan tindak pidana pasal 14 dan Pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau pasal 28 ayat 2 Jo. Pasal 45 ayat 2 dan atau Pasal 27 ayat 3 Jo. Pasal 45 ayat 3 UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP. (Tim Wuines.com)