Ode Senja Palu-Donggala Menutup Mata

0
Kampung Petobo hilang ditelan Bumi

Senja sore berwarna merah darah jingga
Bergelayut membentang di langit Palu Donggala
Kalian surut langkah rebah di di tanah terbuka
Bersama senja pun kalian menutup mata

Senja sore berawan berwarna merah menyala
Menghias bentangan awan di angkasa Palu Donggala
Tiba-tiba Bumi Palu Donggala mengoyak keindahan senja kala
Runtuh atap pagar tembok genteng menimpa

Air tsunami menyapu keheningan senja
Menerjang membekap napas di dada
Menenggelamkan tubuh kalian tak berdaya
Hingga napas pun hilang ditelan tsunami digdaya

Tubuh kalian pun terhempas rebah tak berdaya
Surut napas berpisah dari raga tanpa pesan kata-kata
Kalian menutup mata dengan derita tak terhingga
Hingga kata mati menjadi satu-satunya kata yang kalian punya

Kalian tinggalkan anak, istri, suami, papa, opa,kakak, adik, mama
Kalian berpisah dengan seluruh isi dunia
Kalian menyingkir dari riuh rendah kehidupan fana
Kini kalian menyatu dengan keabadian tuhan maha esa

Namun, kami yakin, kalian ikhlas menutup mata selamanya
Kalian ikhlas menyatu dengan alam lebih cepat dari kami semua
Kalian telah selesai dengan tugas kehidupan di dunia
Kalian telah tunaikan perjalanan di alam fana

Kepergian kalian ke alam baka yang cepat tak terduga
Dengan pengantar gempa tsunami Palu Donggala
Mengingatkan kepada kami tentang hidup cuma sementara
Kalian telah selesaikan tugas hidup di dunia

Dan, surga pun telah menunggu kalian di alam sana
Kami mengantarkan kepergian kalian dengan ode dan doa
Dengan air mata titik jatuh ke Bumi Palu Donggala
Selamat jalan kalian menuju surga …