Naik Pedati, Aksi Heroik Tim DBTI Solidaritas Kunjungi Pasien di Donggala

0

Wuines.com –  Benar-benar heroik. Fantastis. Naik pedati. Aksi tersebut dilakukan oleh tim medis yang tergabung dalam relawan Dokter Bhineka Tunggal Ika (DBTI) Solidaritas. Mereka kreatif dalam menggunakan alat transportasi alternatif dalam menjangkau pasien. Banyak wilayah terisolir karena kendaraan bermotor tidak bisa mencapai wilayah terdampak bencana gempa bumi.

Relawan DBTI Solidaritas telah melakukan pelayanan medis di wilayah Dusun 3, Sibado, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Tim medis terdiri dari dokter, psikolog, perawat, dan koordinator lapangan.

Untuk menjangkau daerah yang terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan bermotor, mereka memanfaatkan alat transportasi tradisional berupa pedati. Pedati ini ditarik oleh dua ekor sapi. Sungguh perjuangan yang pantas diapresiasi.

Para dokter yang terlibat antara lain dr. Esther, Rafiq Sultan, dr. Megi, dr. Ivana, dr.Caroline, dan Koordinator Lapangan Yenninof melakukan koordinasi juga dengan tim medis Polri untuk kelancaran pelayanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, para relawan menyalurkan bantuan berupa selimut, bahan makanan, tenda, tikar, terpal dan makanan. Selain itu tentu pelayanan kesehatan, mereka juga melakukan layanan trauma healing kepada banyak pasien.

Banyak pasien terutama anak-anak rentan terhadap penyakit dan terkena diare, ISPA, dermatitis dan OA. Di desa tersebut ratusan pasien mendapatkan layanan kesehatan, termasuk bayi, balita, anak-anak, pasien dewasa dan para lansia.

Tim medis DBTI Solidaritas setelah melihat perkembangan di lapangan, langsung membuka posko tim medis dan klinik darurat. Ini diperlukan agar penanganan pasien lebih efektif.

Untuk obat-obatan dan alat kerja kesehatan, para dokter yang sangat berpengalaman berkoordinasi secara cerdas. Mereka tidak segan saling berkomunikasi untuk mencukupi perlengkapan yang dibutuhkan. (Wuines.com).