Kerja Serumpun Padi Tangani 60 Pasien di Santong Lombok Utara

0
Johanes Jagad menghibur ratusan anak dengan sulap dan pantomim

Berangkat menangkap himbauan Presiden Jokowi dan kepedulian terhadap korban kemanusiaan, Tim Kerja Serumpun Padi, Teman Jokowi, Batara dan puluhan relawan lain berangkat ke lokasi bencana gempa di Lombok Nusatenggara Barat (NTB). Menggunakan fasilitas TNI AU, Kerja Serumpun Padi berangkat bersama relawan lain seperti Jamaah Tabligh, Dokter Bhineka Tunggal Ika, dan lainnya.

Bersiap menaiki Hercules

 

Tim medis, healing dan hiburan serta media sebanyak 10 orang terdiri dari Ketua Rombongan dr. Haryani, dr. Desy Andani, perawat Sabrina Salsabila, non medik Andrie Purwanto, humas Herlien Ika Septin, Johanes Jagad Prakasa, humas Utami Untoro, Lilis Jendrawati, dan Jeannette Situmorang dan wartawan Wuines.com Ninoy N Karundeng.

Kerusakan akibat gempa

Rombongan Kerja Serumpun Padi berangkat dari Lanud Udara Halim Perdana Kusuma dengan pesawat Hercules. Tiba di Pangkalan Udara Selaparang Lombok, rombongan langsung menuju ke Posko di RSUD Lombok Utara. Dua anggota berangkat dengan pesawat komersial menuju bandara BIL, yakni dr. Haryani dan Jeannette Situmorang.

Koordinasi humas Serumpun Padi Utami dan Herlien didampingi dr. Haryani

Koordinasi dan pemetaan medan langsung dilakukan. Pemilihan lokasi dan wilayah layanan diputuskan dengan koordinasi dengan Kepala Dinas dan BNPB. Tim diarahkan untuk ber-home base di wilayah Kecamatan Kayangan, di Pos Puskesmas Santung.

Tiba di lokasi pukul 18.20 rombongan langsung bekerja. Sebanyak 60 pasien ditangani langsung selama sekitar 3 jam dengan dibantu oleh Dr Jordan dari organ lain. Sementara untuk melakukan psychological healing, Johanes menghibur puluhan anak. Kegembiraan pecah di arena pengungsian yang dihuni oleh beberapa ratus pengungsi.

dr Desy tengah memeriksa pasien

Para pengungsi juga mengharapkan bantuan perbaikan rumah mencapai wilayah mereka. Tampak sekali mereka masih trauma dan bosan tinggal di barak dan tenda. BNPB dan TNI serta Polri telah bekerja dengan sangat keras. Koordinasi dan komunikasi perlu ditingkatkan terkait dengan koordinasi dan komunikasi. Ini untuk meningkatkan pelayanan di daerah bencana agar tidak terjadi tumpang tindih.

Dr Haryani memeriksa pasien pada hari 1 tugas

Hari kedua Tim Kerja Serumpun Padi akan bergerak menuju ke area yang belum pernah terjangkau oleh tim medis dengan menggunakan sepeda motor. Kecamatan Kayangan tertentu di dekat pantai yang sudah dikuasai oleh ACT tidak diberikan ke relawan medis mana pun. Koordinasi antar relawan dan aparat akan dilaksanakan dengan mengedepankan komunikasi yang baik.

Herlien dan Joics di dapur umum

Untuk itu tim medis dan non medis Kerja Serumpun Padi akan memberangkatkan tim ketiga pada 15 Agustus 2018. Tim ini akan menyusul dipimpin oleh Ketua Kerja Serumpun Padi dr. Nancy Webber dengan koordinasi dan pengawalan serta pengaturan kendaraan dan supply obat dan perlengkapan menuju ke Puskesmas oleh Kapolres Lombok Barat.

Perlu ditambahkan bantuan 1000 rumah per hari untuk perbaikan rumah rusak belum mencapai wilayah yang Kerja Serumpun Padi. Diharapkan beberapa gari mendatang bantuan akan mengalir untuk membantu para korban agar pemulihan kehidupan kembali normal. (Wuines.com/Ninoy N Karundang).