Kelahiran Media Warta Utama Indonesia

0

Wuines: Kelahiran Media Warta Utama Indonesia

WUINES lahir sebagai bagian dari dinamika dunia pers di Indonesia dan dunia. Pers digital berbasis internet adalah keniscayaan yang tak terhindarkan. Sejak awal 1990 banyak pengamat media yang memperkirakan media cetak berangsur akan tergesar dan akhirnya akan tersingkir dari peradaban dunia baru, dunia digital, dunia berbasis internet.

Adalah Rupert Murdoch, Pimpinan News Corporation, Raja Media yang mengusai media-media besar di Inggris, Australia dan Amerika Serikat, pun menyatakan kekhawatirannya tentang kematian media berbasis cetak sejak hampir lima tahun lalu.

Kini, keruntuhan dan akhir kisah media cetak seperti koran dan majalah semakin menjadi kenyataan di depan mata. Tiras surat-surat kabar berbasis cetak terus mengalami penurunan, sementara memang sebagian media cetak lokal dengan tiras terbatas masih bertahan.

Perubahan perilaku masyarakat dan kemajuan teknologi internet yang begitu cepat itu memang telah diantisipasi banyak pihak. Kini media berbasis on-line menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai berita, informasi, pengetahuan, opini, dan perkembangan dunia.

Menyikapi perubahan dan perkembangan tersebut, Wuines hadir di dunia media sebagai media berita (warta) dan opini yang cerdas, bertanggung jawab, berkarakter, dan menyuarakan kebenaran. Wuines juga memiliki visi menjunjung tinggi kebenaran berdasarkan kemanusiaan untuk kemajuan, kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat yang berkeadilan di Indonesia.

Misi Wuines adalah menjadi media utama yang menyuarakan kebenaran untuk mewakili kepentingan berbagai kalangan, untuk mendorong keberagaman, melindungi kesetaraan kepentingan seluruh bangsa, mendorong toleransi, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan kebenaran kemanusiaan yang adil dan beradab.

Selain itu, Wuines memandang perlu kehadiran media baru yang memiliki semangat baru seperti kelahiran berbagai media massa di masa lalu. Wuines pun hadir sebagai alat dan wadah menuangkan opini dan pemikiran bagi kepentingan nasional. Ini sekaligus menjawab kegelisahan idealisme para tokoh, pemuda, dan berbagai kepentingan anak bangsa yang berkiprah di dunia pemikiran.

Selain itu, Wuines juga menjadi rujukan secara umum yang menyasar seluruh segmen masyarakat yang beragam ideologi, politik, agama dan sebagainya. Untuk itu Wuines secara cerdas akan menampilkan warta, opini, dan liputan yang mencerdaskan audiens, pembaca Wuines.

Dalam membangun komunikasi efektif dengan audiens tentu Wuines akan tampil sederhana, mudah di akses baik versi personal computer / laptop dan versi smart phone. Fitur-fitur dan koneksi dengan media sosial akan selalu mengikuti dan menyesuaikan kecenderungan secara dinamis.

Tujuan terpenting kehadiran Wuines adalah Wuines menjadi bagian dari pilar keempat krasi setelah eksekutif, yudikatif, legislatif. Di sinilah Wuines memainkan peran penting. Selain menyuguhkan aneka berita dunia, politik Indonesia, sosial, budaya, ekonomi, olah raga, gaya hidup, dan hi-tech, Wuines juga mengawal krasi di Indonesia dengan paparan wawasan terkait isu-isu strategis yang mencerahkan dalam kolom Waskita – akronim dari dua kata “wawasan kita”.

Melalui Waskita secara berkala, Wuines memberikan pandangan dalam mengawal kepemimpinan nasional dengan ulasan dan opini yang kritis, bertanggung jawab, berintegritas, dan independen untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Untuk merangkum seluruh visi, misi, tujuan, komitmen, berbagai kepentingan itu, Wuines pun menjelma dalam semangat nasionalisme yang kental dengan icon nasional: Wuiko – Wuines Komodo dengan baju batik, dengan semangat warna merah, sebagai ikon keberanian dan daya tahan. Salam Waskita!