Jokowi, Pilih Gunung Kerinci atau Panorama Spektakuler Gunung Merbabu?

0

Ke mana Jokowi akan mendaki? Kabar beredar kencang. Tentang Presiden Jokowi yang akan menghadiri acara di gunung. Gunung Kerinci di Sumatera? Atau gunung lain? Senyatanya Gunung Merbabu pun tak kalah elok. Semua gunung (berapi) selalu elok dan unik. Kini penulis paparkan keindahan Gunung Merbabu lewat pendakian Suwanting.

Mendaki Gunung Merbabu, bukan lewat Selo di Boyolali? Bukan. Gunung Merbabu didaki dari arah Magelang. Trek baru ini menawarkan panorama spektakuler dari pendakian baru: Suwanting. Jalur baru berumur kurang setahun dibuka Maret 2015 ini berjarak 5 km ke puncak Merbabu. Jalur ini menawarkan sunrise dan sunset secara memukau.

Perjalanan ke Suwanting dapat dilalui langsung dari arah Magelang atau Semarang melewati Ambarawa, Grabag, langsung ke arah Sawangan. Base camp Suwanting di desa Banyuroto, Sawangan, Magelang dapat dicapai dengan kendaraan dalam kondisi jalan bagus.

Selepas melewati ladang sayur mayor penduduk, yang bulan Februari akan berganti tanaman strawberry, trek Suwanting yang harus dilalui cenderung menerjal sejak Pos 1 yang berjarak 750 m dari base camp, jalur sampai pos-pos bayangan.

Setelah itu trek praktis menanjak. Vegetasi padat khas hutan gunung tropis memberi bau khas: segar. Pos 1 dengan pinus, setelah itu vegetasi khas ketinggian pegunungan tropis.

Bonus tantangan itu adalah pemandangan indah termasuk, kota Magelang dan Jogjakarta serta Gunung Sumbing dan Sindoro di barat jelas terlihat indah di kejauhan.

Menjelang Pos 3 terbentang padang savanna yang luas. Di dekat Pos 3 tersedia sumber air yang sangat segar dan bersih. Di padang savanna ini pula terdapat edelweiss yang luas, sayang banyak edelweiss mati akibat kebakaran pada musim panas lalu.

Gunung Merbabu memiliki 7 puncak yang berjarak berdekatan, yang tertinggi adalah Puncak Trianggulasi (3142 mdpl). Lainnya adalah Puncak Syarif (3119 mdpl), Puncak Kentengsongo, Puncak Ondorante, Puncak Watugubuk, Puncak Gegersapi dan Puncak Watutulis. Yang paling terkenal dan saling berdekatan sekali adalah dua puncak tertinggi yakni Trianggulasi dan Syarif.

Trek yang begitu berat membuat para pendaki tertahan di punggung Gunung Merbabu menjelang sunset: pukul 16:45. Posisi tertahan di jalur paling berat yakni antara Pos 2 – sampai Pos 3. Tanjakan dengan kemiringan nyaris 70 derajat bahkan 85 derajat harus dilewati dengan tali di dua tempat ekstrim. Di  tengah udara yang begitu cerah, kabut hilang diganti dengan pemandangan sunset di balik pepohonan. Spektakuler.

Sampai di pos 3, kegiatan rutin mendirikan tenda, memasak, makan malam dan membuat api unggun dan berfoto bersama menjadi kegiatan rutin di tengah malam dengan suhu sekitar 10-12 derajat Celsius. Pemandangan ke sisi kota Magelang, Jogjakarta di kejauhan serta kerlip lampu di kejauhan begitu indah. Lebih indah lagi langit hitam dihiasi dengan bintang-gemintang yang terang bertaburan bagaikan percikan berlian. Indah sekali.

Dari Pos 3 menuju puncak, dimulai pukul 04:00 dengan suhu sekitar 10 derajat Celsius, para pendaki mulai bergerak naik. Lagi-lagi begitu terjal dengan kemiringan 70-85 derajat. Jarak Pos 3 sampai ke Puncak Trianggulasi bisa dicapai setelah melewati 3 tanjakan dengan kemiringan ekstrim.

Pukul 06:30 Puncak Triangguli berhasil dicapai. Luar biasa. Pesta-pora perayaan berupa berfoto di puncak Gunung Merbabu menjadi momen yang secara bergiliran menjadi ritual. Kisah pencapaian pendakian setiap gunung adalah peristiwa luar biasa.

Dari puncak Triangguli pemandangan ke segala penjuru tidak terhalangi. Gunung Andong di utara. Gunung Merapi di selatan. Gunung Kelud dan Semeru di timur. Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing serta Prau dan Slamet di barat, juga Gunung Ungaran, Gunung Telomoyo pun tampak di kejauhan. Indah.

Keindahan Gunung Merbabu juga indah dilewati melalui jalur pendakian Suwanting, dan Anda bisa mendapatkan foto bayangan Gunung Merbabu menempel dua puncak Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Dan, kabar dari Mapala UGM, Jokowi muda pernah pula mendaki Gunung Merbabu. Akankah Presiden Jokowi ke sana lagi? Atau ke Gunung Kerinci?