Bocoran 6 Kriteria Cawapres Jokowi, Ma’ruf Amin, Moeldoko atau CI?

0

Berikut ini kriteria oleh cawapres pendamping Jokowi yang disepakati oleh para pimpinan parpol. Ini bocoran yang wajib dipahami sembari menunggu keputusan Jokowi. Namun siapa CI dalam penglihatan Ki Sabdopanditoratu? CI atau CIA? Mbuh.

Pertama. Soal integritas Ma’ruf Amin adalah salah satu yang paling berintegritas dari dua kubu. Dia adalah salah satu teman baik SBY. Dia ketua MUI. (SBY adalah musuh politik sesungguhnya Jokowi dulu, kini dan nanti.)

Ma’ruf Amin adalah pengeluar fatwa MUI yang menjadi pangkal GNPF MUI (dan dilanjut Ulama) kisruh berkepanjangan yang hampir membuat Indonesia menjadi Syria jika Presiden Jokowi, Gatot Nurmantyo dan rakyat waras tidak menekan pembubaran HTI dan kaum radikal.

Moeldoko? Sejak dulu hanya prajurit setia. Integritas luar biasa sehingga menjadi jenderal penuh dan purnawirawan. Dia juga Panglima TNI zaman SBY dan Jokowi.

Kedua, akseptabilitas alias kepenerimaan. Masyarakat menerima Ma’ruf Amin dan Moeldoko. Keduanya sama-sama santri. Parpol pun menerima, lebih ke Ma’ruf Amin. Untuk Moeldoko diterima lebih di akar rumput, kalangan TNI/Polri dan pengusaha.

Ketiga. Elektabilitas Ma’ruf Amin jauh di bawah Moeldoko. Posisi yang tidak jelas dan angin surgawi seperti yang sering ditiupkan oleh PKS misalnya kepada Prabowo. Dukungan ummat. Umat yang mana? Lha wong semua saling beririsan dengan parpol dan ormas, NU dll.

Ma’ruf Amin adalah jaminan semu memgambang tentang pendulangan suara. Ingat. Mega-Prabowo yang didukung penuh PBNU dengan Hasyim Muzadi-nya juga keok oleh SBY yang tidak didukung.

Namun dihembuskan ke telinga Pakde tentang kisruh 2016 dan 2017 . Dengan menggandengnya jaminan suara mengalir.

Keempat, tentang stabilitas. Ma’ruf Amin menjadi bagian dari jaminan stabilitas karena kaitan dengan kisruh. Demi menenangkan dan antisipasi kisruh politik, maka Ma’ruf dijadikan patung simbol. Moeldoko sendiri adalah jaminan stabilitas. Jaringan kekuatan TNI/Polri.

Kelima, sustainabilitas alias keberlangsungan keberlanjutan. Ma’ruf Amin bisa menjaga stabilitas dari sisi ummat yang diklaim dipimpinnya. Sementara Moeldoko secara profesional jelas memiliki kapasitas dan proven records soal ini. Dia prajurit.

Keenam, kapabilitas. Ma’ruf Amin jelas memiliki kemampuan organisasi sekelas ormas yakni MUI yang keputusannya mampu memicu berjilid-jilid. Sementara Moeldoko adalah ahli strategi yang dengan santun dan sederhana namun lugas mampu memecahkan kebuntuan yang dibutuhkan oleh Jokowi. UU anti teroris kelar juga akibat tekanan Koopgasus-nya Moeldoko.

Dilematis Jokowi Berdoa Shalat Istikharah

Itu bocoran enam kriteria. Rakyat menunggu keputusan Jokowi. Namun ada fakta menarik. Yang kita lihat dari raut muka Presiden Jokowi minggu lalu, tampak sekali aura wajah dan badan Pakde tengah tidak stabil. Pakde tengah menjadi ‘berada dalam pikiran’ orang lain.

Untuk itu, kita menunggu dengan detak jantung kuat. Salah satu hal yang paling top untuk Pakde adalah kembali ke nasihat Bunda dan alam. Ini untuk mengembalikan integritas, ketegasan, determinasi, semangat dan energi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan. Selain itu berdoa dan shalat istikharah lagi agar keputusannya tepat.

Jika tak kunjung ketemu, menurut penglihatan Ki Sabdopanditoratu, bisa jadi Pakde menggandeng CI. Ini siapa CI? Belum mendapatkan clue sama sekali. Atau CIA? Mbuh. Demikian the Operators dan Ki Sabdopanditoratu.

Salam bahagia ala saya.