27.1 C
JAKARTA
Thursday, June 20, 2019
Beranda blog
Saya harus memberikan catatan penting ini, agak panjang. Kegagalan Operasi 22-25 Mei 2019 yang dirancang oleh tiga kekuatan bersamaan. Tiga kekuatan ini tampak tidak saling terorganisir. Namun, dengan paparan saya ini maka publik diharapkan akan paham tentang kegagalan Operasi 22-25 Mei 2019. Juga paparan tentang kekuatan Jokowi menghancurkan rancangan itu. Dini hari tadi (23/05/2019)...
Ani Hasibuan muncul di TVONe. Saya dan teman saya, Mas Indro, langsung komentar. Nah, ini Ani Hasibuan, dokter ini pasti kampret. Kampret. Itu dilihat dari cara berpakaian dan mimik mukanya penuh kemarahan. Saya menunggu dia berbicara. Mulailah dia ngomong. Dia almamater UI, mungkin. Tempat banyak kampret dan radikalisasi Islam bersemi subur. Nah, mulailah dia miring-miring pikirannya. Omongannya ngawur. Salah...
Sebagai manusia, kita harus beradaptasi agar dapat bertahan hidup di dunia yang tidak menentu. Sebagai manusia, kita harus tetap bertahan agar bisa menjadi orang yang hidup dalam dunia yang penuh dengan fluktuasi. Di dalam dunia politik, kita hidup juga di dalam sebuah drama yang begitu dinamis. Dinamika politik membuat kita terkadang agak bingung...
Jokowi Periode II ditunggu-tunggu. Harap-harap cemas. Para pendukung Jokowi menginginkan keberhasilan lanjutan. Melambung harapan bangsa. Pembangunan infrastruktur berhasil, kondisi ekonomi stabil, keamanan yang terjaga, telah Jokowi ciptakan. Semua itu untuk kemajuan bangsa. Sementara, penentang Jokowi terus melakukan segala upaya, seperti masa 4,5 tahun belakangan. Fadli Zon, Mardani, Neno, Sarumpaet, Hidayat Nur Wahid, Amien Rais,...
Saya mengamati. Saya melihat. Caleg tidak semuanya baik. Tidak juga caleg semuanya jelek. Sebagai pengamat dan relawan, saya melihat fenomena. Maafkan saya kalau terpaksa menyebut partai. PSI. Sejatinya saya pecinta PSI. Sebelum Tsamara Amany blunder. Belum komentar soal Timur Tengah dan Russia. Sampai detik ini saya tidak tahu. Saya tidak paham. Apakah caleg bermata sipit ini melenggang ke Senayan....
Bolehlah saya memberikan catatan, tentang Pilpres 2019. Tujuan saya, agar publik paham. Paham tentang pertarungan yang luar biasa. Tentang intrik dan strategi kampanye. Tentang kemenangan Jokowi, dan tentu kekalahan Prabowo-Sandi. Pilpres 2019 adalah pemilihan presiden paling spektakuler di Indonesia, dalam sejarah Republik. Pertama, Pancasila diuji kesaktiaannya. Selama 30 tahun Indonesia dirusak oleh Khilafah dalam bentuk pengajian, liqa dan halaqah. Tujuannya...
Banyak orang bingung tentang Jokowi. Kenapa Jokowi yang kelihatan klemar-klemer, bisa begitu tegas bertindak? Seperti ketika membubarkan HTI, mengeluarkan UU Anti Teroris, yang ditentang oleh banyak kaum radikal. Keputusan lainnya adalah pembangunan infrastruktur yang bebas dari kepentingan spekulan tanah. Tak heran banyak yang menolak pembangunan infrastruktur. Karena calo-calo dan mafia tanah gagal bermain. Rakyat pemilik tanah...
Bukan Jokowi kalau tidak sederhana, namun fenomenal. Jokowi berhasil menyelamatkan KH Ma’ruf Amin (KMA) dari keterpurukan nasib. Loh kok? Penggangas kolaboratif Fatwa MUI KMA dan Rizieq yang menjungkalkan Ahok – yang senyatanya mengarah ke penjatuhan Jokowi – berhasil diselamatkan. Tak terbayangkan kondisi politik saat ini, jika Jokowi menggandeng orang lain selain KMA. Jokowi secara brilian memanfaatkan keberadaan KMA. Itu diambil...
Membaca omongan Irwan Prayitno tentang Pilpres 2019, saya mengernyitkan dahi. Mikir. Pegang kepala. Muncul pertanyaan. Bagaimana kondisi mental state of Irwan Prayitno? Waras? Sehat? Cerdas? Pintar? Itu pertanyaan saya. Mungkin jutaan orang Indonesia juga ingin tahu. Apa isi otak Irwan Prayitno? Untuk itu kita bedah. Bukan otaknya. Namun, bedah sejarah. Yang memengaruhi otak Irwan Prayitno.
Tragedi New Zealand yang menewaskan 49 orang sungguh mengenaskan. Pembunuhan itu menjadi salah satu kekejaman, yang hanya bisa dibandingkan dengan kekejaman ISIS terhadap kaum Yazidi, Kristen Koptik di Mesir. Publik terbelah. Namun satu kesepakatan. Aksi terorisme, yang semakin menjadi bagian dari kehidupan. Aksi terorisme di zaman Internet, international network, bukan hanya soal ideologi. Terorisme bukan hanya soal identitas. Terorisme telah...

HOT NEWS

MOST POPULAR